Hadits - 0075

حَدِيثِ حُذَيْفَةَ الَّذِي فِي الصَّحِيحِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "تُعْرَضُ الْفِتَنُ عَلَى الْقُلُوبِ كَالْحَصِيرِ عُودًا عُودًا فَأَيُّ قَلْبٍ أُشْرِبَهَا نُكِتَ فِيهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ وَأَيُّ قَلْبٍ أَنْكَرَهَا نُكِتَ فِيهِ نُكْتَةٌ بَيْضَاءُ، حَتَّى تَصِيرَ عَلَى قَلْبَيْنِ: عَلَى أَبْيَضَ مِثْلِ الصَّفَاءِ فَلَا تَضُرُّهُ فِتْنَةٌ مَا دَامَتِ السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ، وَالْآخَرُ أَسْوَدُ مُرْبَادٌّ كَالْكُوزِ مُجَخِّيًا لَا يَعْرِفُ مَعْرُوفًا وَلَا يُنْكِرُ مُنْكَرًا"
18-75. Hudzaifah berkata, Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Ujian ditempelkan pada hati seperti tikar (yang menempel pada lambung) secara terulang-ulang. Hati mana saja yang dimasukinya, maka membekaslah padanya titik hitam. Dan hati mana saja yang mengingkarinya, maka berbekaslah padanya titik putih. Demikianlah, sampai ujian itu menghadapi dua hati. Yang pertama, hati yang putih seperti batu yang halus. Ujian tidak dapat membahayakannya, selama umur langit dan bumi. Dan yang lain, hati yang hitam seperti cangkir yang terbalik, tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemunkaran."
Shahih: Muslim (144)

Popular posts from this blog

Tafsir Surat Al-Maidah, ayat 51-53

RUQYAH SYAR'IYYAH - PANDUAN SYARA' DAN BATASAN-BATASANNYA

Aplikasi Android Tafsir Ibnu Katsir Lengkap Bahasa Indonesia