Cari Terjemahan Tafsir Hadis dalam Ibnu Katsir

Hadits - 0080

قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ يَعْنِي شَيْبَانَ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "الْقُلُوبُ أَرْبَعَةٌ: قَلْبٌ أَجْرَدُ، فِيهِ مِثْلُ السِّرَاجِ يُزْهر، وَقَلْبٌ أَغْلَفُ مَرْبُوطٌ عَلَى غِلَافِهِ، وَقَلْبٌ مَنْكُوسٌ، وَقَلْبٌ مُصَفَّح، فَأَمَّا الْقَلْبُ الْأَجْرَدُ فَقَلْبُ الْمُؤْمِنِ، سِرَاجُهُ فِيهِ نُورُهُ، وَأَمَّا الْقَلْبُ الْأَغْلَفُ فَقَلْبُ الْكَافِرِ، وَأَمَّا الْقَلْبُ الْمَنْكُوسُ فَقَلْبُ الْمُنَافِقِ الْخَالِصِ، عَرَفَ ثُمَّ أَنْكَرَ، وَأَمَّا الْقَلْبُ الْمُصَفَّحُ فَقَلْبٌ فِيهِ إِيمَانٌ وَنِفَاقٌ، ومَثَل الْإِيمَانِ فِيهِ كَمَثَلِ الْبَقْلَةِ، يَمُدُّهَا الْمَاءُ الطَّيِّبُ، وَمَثَلُ النِّفَاقِ فِيهِ كَمَثَلِ الْقُرْحَةِ يَمُدّها الْقَيْحُ وَالدَّمُ، فَأَيُّ الْمَدَّتَيْنِ غَلَبَتْ عَلَى الْأُخْرَى غَلَبَتْ عَلَيْهِ"
23-80. Imam Ahmad berkata, Abu An-Nadhr menceritakan kepada kami, Abu Mu'awiyah -yakni Syaiban- menceritakan kepada kami dari Laits dari Amru bin Murrah dari Abu Al Bakhtari dari Abu Sa'id, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Hati ada empat macam. Pertama, hati yang bersih. Di dalamnya terdapat pelita yang bersinar. Kedua, hati yang tertutup dan melekat pada tutupnya. Ketiga, hati yang terbalik. Dan keempat, hati yang berlapis. Hati yang bersih adalah hati orang mukmin. Pelita yang ada di dalamnya adalah cahaya (iman)nya. Hati yang tertutup adalah hati orang kafir. Hati yang terbalik adalah hati orang munafik tulen. Dia mengenal (iman), lalu mengingkarinya. Dan hati yang berlapis adalah hati yang di dalamnya terdapat iman dan nifak. Perumpamaan iman di dalamnya adalah seperti sayuran yang didukung oleh air yang bagus. Dan perumpamaan nifak di dalamnya adalah seperti koreng yang didukung oleh nanah dan darah. Mana saja di antara kedua materi ini yang mengalahkan yang lain, maka dia akan menguasai hati."
Dha’if menurut Al Albani: Terdapat perawi yang bernama Laits bin Abu Salim.
close
close