Cari Terjemahan Tafsir Hadis dalam Ibnu Katsir

Hadits - 0149

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُنير سَمِع عَبْدَ اللَّهِ بْنَ بَكْرٍ حدثنا حُمَيد، عن أنس بن مالك، قَالَ: سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَلَامٍ بِمَقْدَمِ رسول الله صلى الله عليه وسلم وهو فِي أَرْضٍ يَخْتَرِفُ. فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: إِنِّي سَائِلُكَ عَنْ ثَلَاثٍ لَا يَعْلَمُهُنَّ إِلَّا نَبِيٌّ: مَا أَوَّلُ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ؟ وَمَا أَوَّلُ طَعَامِ أَهْلِ الْجَنَّةِ؟ وَمَا يَنْزِعُ الْوَلَدُ إِلَى أَبِيهِ أَوْ إِلَى أُمِّهِ؟ قَالَ: "أَخْبَرَنِي بِهن جِبْرِيلُ آنِفًا". قَالَ: جِبْرِيلُ؟ قَالَ: "نَعَمْ". قَالَ: ذَاكَ عَدُوُّ الْيَهُودِ مِنَ الْمَلَائِكَةِ، فَقَرَأَ هَذِهِ الْآيَةَ: {مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نزلَهُ عَلَى قَلْبِكَ} "أَمَّا أَوَّلُ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ فَنَارٌ تَحْشُرُ النَّاسَ مِنَ الْمَشْرِقِ إِلَى الْمَغْرِبِ، وَأَمَّا أَوَّلُ طَعَامٍ يَأْكُلُهُ أَهْلُ الْجَنَّةِ فَزِيَادَةُ كَبِدِ الْحُوتِ، وَإِذَا سَبَقَ مَاءُ الرَّجُلِ مَاءَ الْمَرْأَةِ نَزَعَ الْوَلَدُ، وَإِذَا سَبَقَ مَاءُ الْمَرْأَةِ [مَاءَ الرَّجُلِ]  نَزَعَتْ". قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ. يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ الْيَهُودَ قَوْمٌ بُهُت، وَإِنَّهُمْ إِنْ يَعْلَمُوا بِإِسْلَامِي قَبْلَ أَنْ تَسْأَلَهُمْ يَبْهَتُونِي . فَجَاءَتِ الْيَهُودُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "أَيُّ رَجُلٍ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ فِيكُمْ؟ " قَالُوا: خَيْرُنَا وَابْنُ خَيْرِنَا، وَسَيِّدُنَا وَابْنُ سَيِّدِنَا. قَالَ: "أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَسْلَمَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ". فَقَالُوا: أَعَاذَهُ اللَّهُ مِنْ ذَلِكَ. فَخَرَجَ عَبْدُ اللَّهِ فَقَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ. فَقَالُوا: شَرُّنَا وَابْنُ شَرِّنَا. فَانْتَقَصُوهُ. قَالَ هَذَا الذِي كُنْتُ أَخَافُ يَا رَسُولَ اللَّهِ.
92-149. Abdullah bin Munir menceritakan kepada kami, dia mendengar Abdullah bin Bakar berkata, Humaid menceritakan kepada kami dari Anas, dia berkata, Abdullah bin Salam mendengar kedatangan Rasulullah SAW, ketika dia sedang memetik buah di suatu tempat. Maka dia datang kepada Nabi SAW dan berkata, "Sesungguhnya aku akan bertanya kepadamu tentang tiga hal yang tidak diketahui kecuali oleh seorang nabi. Apakah tanda kiamat yang pertama? Apakah makanan pertama penduduk surga? Dan apakah yang membuat anak menyerupai bapak atau ibunya?" Beliau berkata, "Jibril baru saja memberitahukan semua itu kepadaku tadi?" Abdullah berkata, "Jibril?" Beliau menjawab, "Benar." Abdullah berkata, "Dia adalah musuh orang-orang Yahudi dari golongan malaikat." Maka beliau membaca ayat ini; "Barangsiapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Qur'an) ke dalam hatimu." (Qs. Al Baqarah [2]: 97) Beliau berkata, "Tanda kiamat yang pertama adalah api yang mengumpulkan manusia dari Timur dan Barat. Makanan pertama penduduk surga adalah tambahan hati ikan. Apabila air laki-laki (lebih dominan) air wanita, maka anak akan menyerupainya. Dan apabila air wanita yang lebih dominan, maka anak akan menyerupainya." Abdullah berkata, "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa kamu adalah rasul Allah. Wahai Rasulullah, sesungguhnya orang-orang Yahudi adalah kaum yang pendusta. Dan seandainya mereka mengetahui keislamanku sebelum kamu bertanya kepada mereka, niscaya mereka akan membuat-buat kebohongan tentangku." Lalu orang-orang Yahudi datang. Rasulullah SAW berkata kepada mereka, "Laki-laki macam apakah Abdullah bin Salam itu di antara kalian? " Mereka menjawab, "Dia adalah sebaik-baik orang di antara kami dan anak dari sebaik-baik orang di antara kami. Dia adalah pemimpin kami dan anak pemimpin kami." Beliau berkata, "Bagaimana pendapat kalian jika dia masuk Islam?" Mereka menjawab, "Semoga Allah melindunginya dari hal itu." Lalu Abdullah keluar dan berkata, "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah." Mereka berkata, "Dia adalah seburuk-buruk orang di antara kami dan anak seburuk-buruk orang di antara kami." Mereka mencela Abdullah. Maka Abdullah berkata, "Inilah yang aku khawatirkan, wahai Rasulullah."
Shahih: Al Bukhari (3938).
close
close