Hadits - 0272

حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّهُ قَالَ «لَا يَزَالُ يُسْتَجَابُ لِلْعَبْدِ مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ مَا لَمْ يستعجل» قيل: يا رسول الله، وما الِاسْتِعْجَالُ؟ قَالَ «يَقُولُ قَدْ دَعَوْتُ وَقَدْ دَعَوْتُ، فَلَمْ أَرَ يُسْتَجَابُ لِي، فَيَسْتَحْسِرُ عِنْدَ ذَلِكَ ويدع الدُّعَاءَ»
215-272. Dari Abi Ath-Thahir, Ibnu Wahab menceritakan kepada kami, Mu'awiyah bin Shalih menceritakan kepada kami, dari Rabi'ah bin Yazid, dari Abu Idris Al Khulani, dari Abi Hurairah RA, dari Nabi SAW, bahwa beliau bersabda, "Doa hamba akan terus dikabulkan, selama dia tidak berdoa dengan suatu dosa atau pemutusan silaturahim, dan selama dia tidak terburu-buru." Dikatakan; "Wahai Rasulullah, apakah terburu-buru itu?" Beliau menjawab, "Dia mengatakan: 'Aku telah berdoa, aku telah berdoa, tapi doaku tidak dikabulkan.' Ketika itu dia merasa lelah dan meninggalkan doa."
Shahih: Muslim (2735)

Popular posts from this blog

Tafsir Surat Al-Maidah, ayat 51-53

RUQYAH SYAR'IYYAH - PANDUAN SYARA' DAN BATASAN-BATASANNYA

Aplikasi Android Tafsir Ibnu Katsir Lengkap Bahasa Indonesia