Hadits - 0337

حَدِيثِ بَهْزِ بْنِ حَكِيمِ بْنِ مُعَاوِيَةَ بْنِ حَيْدَةَ الْقُشَيْرِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، أَنَّهُ قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، نِسَاؤُنَا مَا نَأْتِي مِنْهَا وَمَا نَذَرَ؟ قَالَ «حَرْثُكَ ائْتِ حرثك أنى شئت، غير أن لا تَضْرِبَ الْوَجْهَ، وَلَا تُقَبِّحَ وَلَا تَهْجُرَ إِلَّا في البيت»
280-337. Dari Yusuf Al Qadhi, Abdullah bin Abdul Wahhab Al Hajabi menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, dari Bahz bin Hakim bin Mu'awiyah bin Haydah Al Qusyairi, dari ayahnya, dari kakeknya, ia berkata, "Wahai Rasulullah, istri kami, bagaimana kami mendatanginya dan apa yang terlarang bagi kami?" Rasulullah SAW berkata, "Sawah ladangmu, datangilah sawah ladangmu sesuai keinginanmu, hanya saja jangan engkau pukul pada wajah, jangan menjelek-jelekkan, dan jangan mendiamkan istri kecuali di dalam rumah."

Musnad Imam Ahmad (19177)

Popular posts from this blog

Tafsir Surat Al-Maidah, ayat 51-53

RUQYAH SYAR'IYYAH - PANDUAN SYARA' DAN BATASAN-BATASANNYA

Aplikasi Android Tafsir Ibnu Katsir Lengkap Bahasa Indonesia